Kenali Autis dan Gejalanya Sejak Dini

1.Apa yang Dimaksud dengan Autis ?

Kesadaran masyarakat atas keberadaan autis semakin meningkat. Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk mengenalkan autisme, seperti pameran seni, olahraga, dan lainnya. Masyarakat memperjuangkan penderita autis untuk mendapatkan hak yang sama.

Namun apa artinya autis atau autisme?.

Autisme atau yang sering dikenal dengan Autism Spectrum Disorder merupakan gangguan perkembangan pada otak manusia. Gangguan ini sudah muncul sejak masih anak-anak. Anak yang menderita bisa dilihat sejak dini, mulai dari interaksi dengan lingkungan sosial, komunikasi, dan perilaku yang repetitif atau berulang.

Ada sebanyak 1 dari 100 anak yang menderita autis menurut penelitian Center for Disease Control and Prevention (CDC).

2. Kategori Penderita Autis dan Penanganannya

A. Kategori pertama penderita ASD adalah perilaku yang repetitif dan berlebihan yang bisa membuat khawatir. Perilaku yang dilakukan oleh penderita bisa berupa membenturkan kepala secara perlahan ke dinding berulang kali.

Penderita mungkin terlalu sering meremas tangan. Contoh perilaku yang berlebihan adalah ketika seseorang yang terlalu agresif hingga melukai diri sendiri. Penderita mungkin bisa saja teriak dan menangis. Hal ini akan muncul apabila penderita merasa bersalah atau depresi.

B. Penderita autisme masuk ke dalam kategori interaksi dengan lingkungan sosial digambarkan dengan kondisi penderita yang cenderung susah dalam mengekspresikan diri di lingkungan. Penderita tidak mampu melakukan kontak mata saat mereka sedang melakukan interaksi.

Contoh lainnya adalah penderita autis susah membagi kebahagiaan yang ia senangi atau hal yang ia tidak sukai kepada orang lain.

C. Penderita ASD yang masuk ke dalam kriteria komunikasi adalah penderita lemah dalam perkembangan lisan. Perkembangan lisan yang dimaksud adalah penderita susah untuk berkomunikasi atau memiliki kosa kata yang terbatas.

Ada beberapa kasus, penderita terlalu ekspresif dalam berkomunikasi. Pada umumnya, penderita pada kategori ini akan pasif dalam berkomunikasi, sehingga cenderung menerima percakapan.

Penanganan yang tepat sebagai orang terdekat penderita autis adalah dengan penanganan dan terapi yang tepat. Penderita autis juga memiliki kelebihan yang lebih unik daripada orang normal lainnya. Walaupun sifat penderita sering berubah, namun ada beberapa penderita yang memiliki pemikiran yang sebenarnya genius.

Hal ini menandakan bahwa penderita autisme juga mampu hidup layak seperti orang normal lainnya. Orang-orang terdekat harus mendukung dan bersabar dalam menuntun penderita autisme.

Leave a Reply